Tips Membuat Kue Agar Tidak Gagal

Seringkali beberapa ibu menanyakan, “Kenapa setiap saat saya membuat kue tetap tidak berhasil?” Atau sebagian orang menyerah saat lihat bentuk kue yang mereka bikin pertama-tama yang menjadi bantat atau mungkin tidak mengembang secara baik. Membuat kue sebenarnya tidak begitu susah, seandainya Anda ingin ikuti serta ketahui beberapa aturan yang ada. Silahkan kita meningkatkan pengetahuan kita mengenai dasar-dasar membuat kue yang kemungkinan sejauh ini seringkali kita acuhkan.

1. Membaca Resep dengan Betul

Bila Anda ialah seorang pemula dalam membuat kue, sediakanlah resep yang baik. Anda dapat memperoleh resep dari buku-buku resep, majalah, tabloid, internet atau dari seorang rekan. Bacalah resep-resep itu secara benar serta cermat. Turuti cara membuat kue sesuai dengan posisinya seperti tercantum di resep.

2. Mempersiapkan Bahan-Bahan Sesuai dengan Resep

Sesudah Anda membaca resep secara benar, saat ini saatnya Anda mempersiapkan beberapa bahan yang dibutuhkan. Bila ada beberapa bahan yang tidak ada di seputar Anda, jangan berusaha untuk mengubah dengan beberapa bahan yang lain sebab peluang kue Anda justru akan amburadul. Brand beberapa bahan kue bisa saja tidak sama sesuai dengan hasrat Anda, tapi jangan mengubah tipe berbahan.

3. Gunakan Alat Ukur

Ukurlah beberapa bahan yang Anda siapkan dengan memakai timbangan, gelas ukur, serta sendok ukur secara benar. Jangan mengira-ngira. Terkadang terigu, gula, atau yang lain yang kita beli ke pasar dengan cara curah mempunyai ukuran berat yang tidak cocok.

4. Membersihkan Perlengkapan yang Akan Digunakan

Bila Anda memakai baskom, mangkuk, mixer, sendok, dan sebagainya, membersihkan semua dengan cara prima janganlah sampai ada air yang ketinggalan. Bila Anda mengocok telur di baskom yang basah, telur Anda tidak mengembang prima.

5. Tekankan Telur dalam Temperatur Ruangan

Umumnya bila kue yang Anda bikin memakai telur di adonan, tekankan telur Anda hawanya sesuai temperatur ruangan. Bila Anda barusan simpan telur Anda di almari pendingin, diamkan terlebih dulu sesaat. Telur yang dingin tidak mengembang prima saat dikocok.

6. Ketahui Tipe Terigu

Terigu yang ada di pasar terbagi dalam 3 tipe yakni terigu dengan protein tinggi, sedang, serta rendah. Terigu dengan protein tinggi umumnya untuk bikin roti, sedang terigu berprotein sedang umumnya untuk bikin keik, serta terigu dengan protein rendah untuk bikin kue-kue kering.

Anda dapat menanyakan pada toko bahan kue berlangganan Anda terigu mana yang berprotein tinggi, sedang, atau rendah. Contoh brand ialah Cakra (protein tinggi), Segitiga (protein sedang), serta Kunci Biru (protein rendah).

7. Ketahui Ketidaksamaan Mentega serta Margarin

Sebagian orang tidak ketahui jika mentega serta margarin ialah tidak sama. Mentega datang dari lemak hewani yang digabung dengan beberapa bahan lain seperti air, garam, serta susu. Aroma mentega semakin enak dibanding margarin. Warna dari mentega ialah kuning pucat. Ada 2 tipe mentega yakni unsalted (tawar) serta salted (dengan tambahan garam). Contoh brand ialah Orchid, Triangle, Anchor, serta Wisjman.

8. Ketahui Ketidaksamaan Mengocok serta Mengeduk

Saat membaca resep seringkali kita diharap mengocok atau mengeduk adonan. Umumnya yang dikocok ialah telur serta gula. Saat diharap mengocok itu berarti Anda harus memakai mixer atau whisk. Serta saat diharap untuk mengeduk Anda bisa memakai sendok besar atau spatula. Bila diharap mengeduk, aduklah sampai fundamen mangkok agar adonan tercampur dengan prima.

Bila masih ada adonan cair yang mengendap di fundamen mangkok, kue Anda dapat jadi bantat. Pakai tehnik aduk balik. Anda bisa lihat di Youtube bagaimanaTeknik aduk balik. Saat Anda membuat kue kering, jangan mengocok kombinasi mentega serta gula kelamaan. Ini ialah kekeliruan yang seringkali berlangsung. Bila Anda mengocok kelamaan, adonan kue kering Anda akan melebar saat dipanggang. Kocok adonan dengan mixer kecepatan rendah asal tercampur rata kurang lebih 30 detik saja.

9. Meluluhkan Mentega atau Margarin dengan Betul

Saat Anda diharap untuk meluluhkan mentega atau margarin, jangan memanasi mentega atau margarin sampai mendidih. Pakai api kecil saja serta sisakan beberapa yang belum leleh sebelum mematikan api, diamkan beberapa meleleh tanpa ada api. Ini agar hindari minyak serta cairan berpisah sebab dapat membuat kue bertambah lebih kering serta kasar.

10. Mengayak Terigu

Kenapa terigu harus diayak? Terigu diayak agar bersih dari kotoran-kotoran, hilangkan gumpalan-gumpalan, serta memudahkan terigu. Bila terigu diayak, kue yang sudah masak akan bertambah lebih mudah. Campuran-campuran seperti coklat bubuk, gula halus, serta maizena harus juga diayak.

11. Mengenali Oven Anda

Tiap oven mempunyai panas yang berlainan. Oleh karenanya, Anda harus mengenal oven Anda terlebih dulu agar panas yang dibuat oven Anda sesuai yang Anda perlukan. Turuti langkah pemanggangan yang betul bila Anda ingin kue Anda sukses. Jangan sebab Anda tergesa-gesa lalu Anda memanasi oven Anda semakin tinggi agar cepat masak.

Membuat kue tidak sama dengan memasak air. Umumnya temperatur tinggi pada oven 200-220 derajat Celcius dipakai untuk bikin roti serta pastri, sedang temperatur sedang 175-180 derajat Celsius untuk memanggang keik, serta temperatur rendah 140-150 derajat Celcius untuk memanggang kukis atau kue kering.

12. Gunakan Loyang Sesuai dengan Ukuran

Bila dalam resep dituliskan untuk memakai loyang bundar ukuran diameter 22cm, jangan memakai ukuran 24 cm terkecuali Anda ingin kue Anda bertambah lebih tipis, atau jangan memakai ukuran 20 cm sebab kue Anda dapat membludak keluar dari loyang waktu dipanggang. Loyang bundar ukuran diameter 22 cm bisa diganti dengan loyang kotak dengan ukuran bagian 20 cm.

Ketinggian loyang harus juga jadi perhatian. Kita tidak bisa memakai loyang dengan tinggi 7 cm untuk memanggang kue kering. Sebab bisa mengubah proses pematangan. Umumnya kue kering memakai loyang dengan ukuran tinggi 2-3 cm.

13. Ketahui Kematangan Kue

Umumnya kematangan kue bisa dipastikan dengan memakai tusuk gigi atau garpu yang ditusukan ke kue. Bila tidak lagi ada adonan yang melekat di tusuk gigi atau garpu bermakna kue Anda telah masak serta siap disajikan. Ini tidak berlaku untuk pengerjaan kukis atau kue kering. Kue kering tak perlu ditusuk dengan tusuk gigi atau garpu.

Untuk ketahui kematangannya cukup hanya memperhatikan warnanya saja, janganlah sampai begitu gosong. Itu beberapa knowledge base membuat kue yang bisa kita gunakan agar Anda dapat membuahkan kue yang prima. Anda siap untuk ke dapur lagi serta membuat kue untuk keluarga Anda? Mudah-mudahan dengan pelajari knowledge base di atas, Anda bertambah lebih semangat memberi sajian kue-kue yang enak untuk beberapa orang yang Anda sayangi.